cara mematikan windows microsoft defender
Photo by Ed Hardie on Unsplash

Cara Mematikan Windows Microsoft Defender

Lagi asyik-asyiknya persiapan main game bajakan, namun instalasi terhalang oleh anti virus? Sabar ya Sob! Jangan langsung menyerah. Di sini tim Komedia memahami perasaan kamu dan akan membagikan ⁠cara mematikan Windows Microsoft Defender. Yuk simak penjelasannya berikut ini!


Sebagai pendahuluan, Windows Defender merupakan program antivirus bawaan Microsoft yang terintegrasi langsung pada sistem operasi Windows.

Fungsinya yaitu untuk melindungi komputer dari serangan virus, malware, dan berbagai ancaman keamanan lainnya. Namun, dalam keadaan tertentu, kamu mungkin perlu menonaktifkan Windows Defender untuk sementara waktu.

Nah artikel ini akan membahas alasan-alasan untuk menonaktifkan Windows Defender, serta panduan langkah demi langkah untuk melakukannya dengan aman pada Windows 10 dan 11. Check this out!

Pertimbangan Sebelum Menonaktifkan Windows Defender

Sebelum menonaktifkan Windows Defender, penting untuk memahami risikonya. Windows Defender merupakan lapisan pertahanan yang cukup penting yang bekerja secara diam-diam (real-time) untuk melindungi komputer kamu.

Menonaktifkannya dapat membuat perangkat rentan terhadap serangan malware, virus, dan ancaman online lainnya. Jadi kamu bisa pertimbangkan terlebih dahulu sebelum menonaktifkannya ya.

Berikut beberapa situasi yang mengharuskan penonaktifan sementara Windows Defender:

  • Konflik dengan Program Antivirus Lain: Jika kamu berencana menginstal program antivirus pihak ketiga, Windows Defender biasanya akan dinonaktifkan secara otomatis untuk menghindari konflik. Namun, terkadang hal ini tidak terjadi. Menonaktifkan Windows Defender secara manual dalam situasi ini dapat membantu mengatasi konflik dan memastikan program antivirus baru Anda berfungsi dengan baik.
  • Peluncuran Perangkat Lunak Tertentu: Beberapa program perangkat lunak, terutama program pengarsipan atau kompresi, terkadang bermasalah dengan Windows Defender. Menonaktifkan Windows Defender sementara saat menjalankan program tersebut dapat membantu mengatasi masalah kompatibilitas.
  • Pengecualian Pemindaian: Alih-alih menonaktifkan seluruh Windows Defender, kamu dapat menambahkan pengecualian untuk file atau folder tertentu yang terdeteksi secara salah sebagai ancaman. Ini adalah pilihan yang lebih aman daripada menonaktifkan seluruh program.

Menimbang Risiko dan Keamanan

Setelah memahami alasan penonaktifan, penting untuk menimbang risiko keamanannya. Jika kamu memang harus menonaktifkan Windows Defender, pastikan untuk melakukannya hanya untuk waktu yang singkat ya.

Berikut beberapa tips untuk meminimalkan risiko saat Windows Defender tidak aktif:

  • Batasi Jangka Waktu: Hanya nonaktifkan Windows Defender untuk waktu yang sesingkat mungkin. Segera setelah kamu selesai dengan program atau tugas yang memerlukan penonaktifan, aktifkan kembali program tersebut.
  • Hindari Aktivitas Berisiko: Saat Windows Defender tidak aktif, hindari aktivitas online berisiko seperti mengunjungi situs web yang tidak dikenal, mengklik tautan mencurigakan, atau mengunduh file dari sumber yang tidak terpercaya.
  • Pastikan Perangkat Lunak Lain: Jika kamu menonaktifkan Windows Defender untuk menggunakan program antivirus pihak ketiga, pastikan program tersebut terinstal dengan benar, diperbarui, dan menawarkan perlindungan yang memadai.

cara mematikan windows microsoft defender
Photo by Ed Hardie on Unsplash

Cara Mematikan Windows Microsoft Defender

Melalui Keamanan Windows:

  1. Klik menu Start dan ketik “Keamanan Windows” atau “Windows Security”.
  2. Pilih aplikasi Keamanan Windows dari hasil pencarian.
  3. Klik pada “Perlindungan Virus & ancaman” atau “Virus & Threat Protection.
  4. Di bawah “Pengaturan perlindungan & ancaman virus”, klik “Kelola pengaturan” atau “Manage Settings”.
  5. Cari “Proteksi Real-time”  atau “Real-time Protection”, dan alihkan toggle ke “Nonaktif”.

Penting: Menonaktifkan Proteksi Real-time hanya menghentikan pemindaian berkelanjutan. Pemindaian terjadwal akan tetap berjalan.


Mengaktifkan Kembali Windows Defender

Untuk mengaktifkan kembali Windows Defender, ikuti langkah yang sama tetapi alihkan toggle “Proteksi Real-time” ke “Aktif”.

Catatan: Langkah-langkah di atas mungkin sedikit berbeda tergantung pada versi Windows yang kamu punya.

Penonaktifan Permanen Tidak Dianjurkan

Microsoft tidak menyarankan untuk menonaktifkan Windows Defender secara permanen. Windows Defender menawarkan perlindungan dasar yang penting dan selalu diperbarui dengan definisi virus terbaru.

Jika kamu memerlukan perlindungan antivirus yang lebih komprehensif, disarankan untuk menginstal program antivirus pihak ketiga dengan reputasi baik ya.

Namun, pastikan program tersebut kompatibel dengan Windows Defender dan tidak menyebabkan konflik atau error yang tidak diinginkan.

cara mematikan windows microsoft defender

Kesimpulan

Windows Defender merupakan program antivirus bawaan yang efektif untuk melindungi komputer kamu dari berbagai ancaman. Menonaktifkannya hanya disarankan dalam situasi tertentu dan untuk waktu yang singkat.

Misalnya, kamu hanya menonaktifkan Defender ketika hendak melakukan instalasi suatu aplikasi/game, kemudian setelahnya kamu langsung mengaktifkannya kembali.

Selalu pertimbangkan risiko keamanan sebelum menonaktifkan Windows Defender, dan pastikan kamu memiliki perlindungan alternatif yang memadai.

Untuk keamanan optimal, disarankan untuk menjaga Windows Defender tetap aktif dan menggunakannya bersama dengan praktik keamanan online yang baik.


Yuk kenali lebih dekat KomputerMedan melalui tautan berikut ini: